Ferrari akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya yang diberi nama Ferrari Luce. Peluncuran ini menjadi momen bersejarah bagi pabrikan mobil sport asal Italia tersebut karena untuk pertama kalinya Ferrari masuk penuh ke era kendaraan listrik murni setelah puluhan tahun identik dengan mesin V8 dan V12 berperforma tinggi.
Ferrari Luce dijual dengan harga mulai sekitar 550 ribu euro atau lebih dari Rp 12 miliar. Mobil ini diposisikan sebagai kendaraan ultra-premium dengan teknologi tinggi dan jumlah produksi terbatas. Ferrari menyebut pengiriman unit pertama ke konsumen akan dimulai pada akhir tahun 2026.
Berbeda dari Ferrari klasik, Luce hadir dengan desain lebih futuristik dan menggunakan konfigurasi empat pintu serta lima kursi. Mobil ini dikembangkan bersama desainer terkenal Jony Ive yang sebelumnya dikenal lewat karya-karyanya di Apple. Ferrari ingin menghadirkan kombinasi antara performa supercar dan kenyamanan mobil grand tourer modern dalam satu kendaraan listrik.
Dari sisi performa, Ferrari Luce tetap membawa karakter agresif khas Ferrari. Mobil ini disebut memiliki tenaga lebih dari 1.000 horsepower dan mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 2,5 detik. Kecepatan maksimalnya diklaim melampaui 300 km/jam dengan jarak tempuh lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Ferrari juga mengembangkan sistem suara digital khusus agar pengemudi tetap merasakan sensasi emosional berkendara ala Ferrari meski tanpa suara mesin konvensional. Langkah tersebut dilakukan karena banyak penggemar Ferrari menganggap suara mesin merupakan bagian penting dari identitas merek legendaris tersebut.
Peluncuran Ferrari Luce menjadi sinyal bahwa industri supercar dunia mulai serius memasuki era elektrifikasi. Meski sejumlah produsen mobil sport lain masih berhati-hati terhadap pasar kendaraan listrik, Ferrari optimistis teknologi EV tetap menjadi masa depan otomotif premium global dalam beberapa dekade mendatang.