Bandung, 3 Oktober 2026 – Persib Bandung memastikan tiga pertandingan kandang terdekat sepanjang Oktober 2026 akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung. Maung Bandung untuk sementara meninggalkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) karena proses perawatan lapangan masih berlangsung. Tiga lawan yang akan dihadapi Persib di SJH adalah Dewa United Banten FC, The Cong-Viettel FC, dan Persik Kediri. Pertandingan tersebut berasal dari dua kompetisi berbeda, yakni Super League 2026/2027 dan AFC Champions League Two.
Laga pertama berlangsung ketika Persib menjamu Dewa United pada Minggu, 11 Oktober 2026. Pertandingan lanjutan Super League tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB. Tiga hari berselang, Persib kembali tampil di SJH dengan menghadapi wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC. Pertandingan Grup E AFC Champions League Two itu dijadwalkan Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 18.15 WIB.
Setelah menjalani pertandingan Asia, Persib tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat karena Persik Kediri sudah menunggu. Duel Persib melawan Persik dijadwalkan Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB dalam lanjutan Super League. Dengan demikian, Maung Bandung akan menjalani tiga pertandingan di SJH hanya dalam rentang delapan hari. Situasi tersebut membuat pengelolaan kondisi pemain menjadi penting di tengah jadwal padat pada Oktober.
Keputusan menggunakan Si Jalak Harupat berkaitan dengan kondisi rumput GBLA yang belum sepenuhnya optimal. Manajemen Persib telah melakukan peninjauan pada 29 September dan melihat adanya perkembangan positif dibandingkan kondisi lapangan pada bulan sebelumnya. Meski demikian, klub memilih memberikan waktu tambahan agar proses perawatan dapat diselesaikan secara menyeluruh. SJH pun menjadi solusi karena stadion tersebut merupakan venue kedua yang telah didaftarkan Persib untuk pertandingan kandang.
Manajemen menargetkan pekerjaan perawatan GBLA dapat diselesaikan sepanjang Oktober. Persib berharap bisa kembali menggunakan stadion tersebut mulai November 2026, tetapi keputusan akhirnya tetap bergantung pada kesiapan lapangan. Klub tidak ingin terburu-buru memainkan pertandingan di GBLA apabila kondisi rumput belum mencapai standar yang diinginkan. Langkah tersebut juga ditujukan untuk menjaga kualitas pertandingan dan memberikan permukaan lapangan yang lebih baik bagi pemain.
Menariknya, kalender Persib sebenarnya masih mencantumkan satu pertandingan kandang lainnya pada Oktober, yakni menghadapi Melbourne Victory di AFC Champions League Two pada 28 Oktober. Namun, pengumuman terbaru mengenai pemindahan ke Si Jalak Harupat secara spesifik hanya mencakup tiga pertandingan melawan Dewa United, Viettel, dan Persik Kediri. Venue laga melawan Melbourne Victory belum dipastikan dalam pengumuman tersebut. Karena itu, status stadion untuk pertandingan pada 28 Oktober masih menunggu keputusan lebih lanjut.
Pemindahan tiga pertandingan tersebut membuat Bobotoh kembali harus mendukung Persib dari Stadion Si Jalak Harupat selama proses pemulihan GBLA berlangsung. Jadwal terdekat akan dimulai dengan Dewa United pada 11 Oktober, dilanjutkan Viettel pada 14 Oktober dan Persik Kediri pada 18 Oktober. Ketiga pertandingan memiliki arti penting karena Persib harus menjaga persaingan di kompetisi domestik sekaligus memburu hasil positif di level Asia. Setelah rangkaian tersebut, Maung Bandung berharap dapat kembali menjadikan GBLA sebagai kandang utama apabila proses perawatan lapangan selesai sesuai rencana.