Jakarta, 18 Mei 2026 – Partai Solidaritas Indonesia atau PSI mengungkap rencana untuk mendampingi Joko Widodo berkeliling Indonesia sebagai bagian dari penyusunan roadmap politik dan konsolidasi nasional. Langkah tersebut disebut sebagai upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjaga semangat pembangunan yang selama ini identik dengan kepemimpinan Jokowi. Pernyataan mengenai rencana itu disampaikan sejumlah petinggi PSI yang menilai mantan presiden tersebut masih memiliki pengaruh besar dan kedekatan kuat dengan masyarakat di berbagai daerah.
Menurut PSI, agenda keliling Indonesia nantinya tidak hanya bersifat politik praktis, tetapi juga akan menjadi ruang mendengar aspirasi masyarakat secara langsung. Partai tersebut menilai pengalaman Jokowi selama memimpin Indonesia dapat menjadi bekal penting dalam memberikan masukan terhadap arah pembangunan dan tantangan nasional ke depan. Selain itu, PSI juga menyebut penyusunan roadmap dilakukan untuk memperkuat posisi partai dalam menghadapi dinamika politik nasional yang terus berkembang pasca pergantian pemerintahan.
Nama Jokowi sendiri masih memiliki daya tarik besar dalam peta politik Indonesia meski masa jabatannya sebagai presiden telah berakhir. Selama dua periode kepemimpinannya, ia dikenal dengan pendekatan turun langsung ke lapangan dan gaya komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, keterlibatan Jokowi dalam berbagai agenda politik maupun sosial masih terus menjadi perhatian publik dan dinilai dapat memengaruhi arah dukungan politik di tingkat nasional maupun daerah.
Pengamat politik menilai langkah PSI mendekati Jokowi merupakan strategi untuk memperkuat identitas dan basis dukungan partai, terutama di kalangan pemilih muda dan masyarakat perkotaan. Kehadiran figur populer seperti Jokowi dianggap dapat membantu meningkatkan daya tarik politik PSI di tengah persaingan antarpartai yang semakin ketat. Namun sejumlah analis juga mengingatkan bahwa efektivitas strategi tersebut akan sangat bergantung pada kemampuan partai menghadirkan program konkret dan kader yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Rencana PSI mendampingi Jokowi berkeliling Indonesia diperkirakan masih akan menjadi pembahasan menarik dalam dinamika politik nasional beberapa waktu ke depan. Banyak pihak menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Jokowi dalam politik Indonesia belum benar-benar berakhir meski tidak lagi menjabat sebagai presiden. Di tengah perubahan konstelasi politik nasional, masyarakat kini menunggu bagaimana roadmap yang disiapkan PSI akan diterjemahkan menjadi langkah politik dan program nyata di masa mendatang.