Jakarta, 26 September 2026 –
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 25 September 2026. Sebanyak 50 Pati Polri memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara tersebut. Selain itu, empat PNS di lingkungan Polri juga mendapatkan kenaikan pangkat. Dari 50 Pati, satu personel naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), 15 menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), dan 34 menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Perwira yang memperoleh kenaikan menjadi jenderal bintang tiga adalah Komjen Pol Roycke Harry Langie yang saat ini menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri). Sementara itu, 15 perwira yang naik menjadi Irjen Pol yakni Untung Widyatmoko, Wawan Muliawan, Asep Ruswanda, Arie Ardian Rishadi, Yudo Hermanto, Yuliu Audie Sonny Latuheru, Stephen Maleachi Napiun, Awi Setiyono, Eko Hadi Santoso, Agoes Soejadi Soepraptono, Benny Ali, Rachmat Pamudji, Budhi Herdi Susianto, Ahrie Sonta, dan Andi Mohammad Dicky Pastika Gading. Sejumlah nama tersebut saat ini menempati posisi strategis di lingkungan Polri maupun penugasan lainnya. Untung Widyatmoko antara lain menjabat Kadivhubinter Polri, Yudo Hermanto sebagai Kapolda Sulawesi Utara, dan Wawan Muliawan sebagai Wakabaintelkam Polri.
Sebanyak 34 perwira lainnya memperoleh kenaikan dari Komisaris Besar Polisi menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Mereka adalah Dally Achmad Mutiara, Zefanja Honpry Dapas, Dadang Rahardja, Radjoalriadi Harahap, Hadi Wiyono, Bartolomeus I Made Oka Putra, Pahala Hotma Mangatur Panjaitan, Pancama Putra Hadi Wahyana, Freddy Worang Johanes, Sigit Dedy Purwadi, Mohammad Khusnan Marzuki, Yuliani, Hardiono, Dedy Suhartono, Lutfi Martadian, Bhirawa Braja Paksa, dan Hajat Mabrur Bujangga. Kemudian terdapat Irvan Prawira Satyaputra, Hary Prasetya, Joas Feriko Panjaitan, Nanang Masbudi, Yudi Arkara Oktobera, Yudi Hermawan, Adiwijaya, Muslimin Ahmad, Sudrajat Hari Wibowo, Ricky Purnama, Ruruh Wicaksono, Dedi Wiratmo, Nurhidayat, Prabowo Santoso, Rachmad Iswan Nusi, Arif Budi Winova, serta Juni Duarsah.
Selain 50 Pati Polri, empat PNS Polri turut memperoleh kenaikan pangkat dalam kesempatan yang sama. Tiga PNS naik dari Pembina Utama Madya menjadi Pembina Utama, yakni Yosita Rachman, Witri Narhadi Ningsih, dan Albertus Wahyurudanto. Sementara Niken Manohara memperoleh kenaikan dari Pembina Utama Muda menjadi Pembina Utama Madya. Dengan demikian, total terdapat 54 personel Pati dan PNS yang mengikuti rangkaian kenaikan pangkat tersebut. Upacara kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada para personel yang menerima kenaikan pangkat.
Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi terhadap dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas. Namun, pangkat yang lebih tinggi juga membawa tanggung jawab yang semakin besar dalam menjalankan amanah organisasi. Para perwira diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara. Kenaikan pangkat juga menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier personel di lingkungan Polri. Institusi mengharapkan momentum tersebut dapat mendorong para personel untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Johnny menambahkan kenaikan pangkat bukan semata-mata pencapaian pribadi bagi personel yang menerimanya. Pangkat baru merupakan bentuk kepercayaan organisasi yang harus diikuti dengan peningkatan kualitas kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat. Para Pati juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi personel lainnya sekaligus menjaga kehormatan institusi. Tanggung jawab tersebut menjadi semakin penting karena sejumlah perwira yang memperoleh promosi menempati jabatan strategis di struktur kepolisian. Polri mengharapkan mereka dapat menghadirkan pelayanan yang semakin profesional dan humanis.
Kenaikan pangkat 50 Pati tersebut sekaligus menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi dan pengembangan karier di tubuh Polri. Komjen Roycke Harry Langie menjadi perwira dengan jenjang pangkat tertinggi dalam Korprapot kali ini setelah resmi menyandang bintang tiga. Sementara 15 Irjen dan 34 Brigjen akan melanjutkan tugas sesuai jabatan maupun penugasan masing-masing setelah memperoleh pangkat baru. Polri menekankan bahwa penghargaan tersebut harus diterjemahkan menjadi peningkatan kinerja dan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Dengan tanggung jawab yang lebih besar, para perwira yang memperoleh kenaikan pangkat diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.